Oleh: hsbn89 | Juli 14, 2007

Sejarah Astronomi

Se
Bumi & Antariksa :: 14 Juli 2007

Penelitian tentang fenomena langit sebenarnya sudah di lakukan sejak zaman dulu oleh orang-orang China, Mesopotamia, dan Mesir. Tetapi ilmu astronomi baru berkembang di yunani pada abad ke-6 SM.

Penelitian tentang astronomi di Yunani di awali oleh seorang ilmuan yang bernama Thales pada abad ke-6 SM ia mengemukakan sebuah pendapat bahwa Bumi itu berbentuk datar. Walaupun pada abad yang sama ilmuan Phytagoras telah mengetahui bahwa Bumi itu berbentuk bulat, setelah itu Aristoteles mengeluarkan trobosan yang penting dua abad kemudian yang menyatakan bahwa Bumi itu bulat bundar dengan dukungan dari beberapa buku ilmiah.
.
Terobosan yang kedua nyaris di keluarkan oleh ilmuan Aristachus pada abad ke-3 SM, andai saja Aristachus mempunyai cukup banyak pendukung ia juga bukan perpendapat bahwa Bumi bukanlah pusat alam semesta, tetapi juga ia juga menyatakan bahwa Bumi juga berputar dan beredar mengelilingi Matahari yang menjadi pusat pergerakan langit tetapi teori ini tidak mendapatkan tempat di jaman itu.

Jaman astronomi klasik di tutup oleh Hipparchus pada abad ke-1 SM yang menyatakan bahwa Bumi itu diam dan di kelilingi oleh Matahari, Bulan, dan Planet-planet yang lain. Sistem ini di sebut Geosentris lalu di sempurnakan oleh Ptolomeus pada abad ke-2 M yang lebih di kenal sebagai sistem Ptolomeus.

Tiga belas abad lebih konsep Geosentris di terima oleh masyarakat dunia. Pada tahun 1512 di bukalah sejarah baru oleh Kopernikus yang mengemukakan bahwa planet dan bintang bergerak mengelilingi Matahari dengan Orbit lingkaran. Pada tahun 1609 Kepler mendukung gagasan tersebut dengan tiga hukum yang selain menyebutkan bahwa Matahari adalah pusat Tata surya, juga memperbaiki Orbit planet menjadi Elips.

Di tahun yang sama Galileo menemukan teleskop yang pertama. Dengan teleskop ia menyimpulan bahwa Bumi bukanlah pusat gerak, dengan penemuanya ini bukan saja telah membantu menguatkan konsep Heliosentris Kopernikus, tetapi juga membuka lembaran baru dalam perkembangan ilmu astronomi.


Kategori